Cisco Packet Tracer
Created by Pepi Novia Dewi
A. Pengertian Cisco Packet Tracer
Created by Pepi Novia Dewi
A. Pengertian Cisco Packet Tracer
Packet
Tracer adalah sebuah software simulasi jaringan. Sebelum melakukan konfigurasi
jaringan yang sesungguhnya (mengaktifkan fungsi masing-masing device hardware)
terlebih dahulu dilakukan simulasi menggunakan software ini. Simulasi ini
sangat bermanfaat jika membuat sebuah jaringan yang kompleks namun hanya
memiliki komponen fisik yang terbatas.
Hubungkan
masing-masing device dengan kabel yang sesuai.
Untuk
membuat sebuah konfigurasi jaringan, bagi pemula, sebaiknya ditentukan dulu
jenis device yang digunakan, berapa jumlahnya dan bagaimana bentuk konfigurasi
jaringan tersebut pada kertas buram.
- Untuk mengkoneksikan peralatan yang berbeda, gunakan kabel Straight-through :
Router
– Switch
Router
– Hub
PC
– Switch
PC
– Hub
- Untuk mengkoneksikan peralatan yang sama, gunakan kabel Cross-Over :
Router
- Router
Router
– PC
Switch
- Switch
Switch
– Hub
- Untuk mengkonfigurasi Router melalui PC gunakan kabel Roll-Over
Konfigurasi
masing-masing device
Proses
konfigurasi merupakan bagian penting dalam susunan jaringan. Proses konfigurasi
di masing-masing device diperlukan untuk mengaktifkan fungsi dari device
tersebut. Proses konfigurasi meliputi pemberian IP Address dan subnet mask pada
interface-interface device (pada Router, PC maupun Server), pemberian Tabel
Routing (pada Router), pemberian label nama dan sebagainya.
Setelah
proses konfigurasi dilakukan, maka tanda bulatan merah pada kabel yang
terhubung dengan device tersebut berubah menjadi hijau. Ada 2 mode konfigurasi
yang dapat dilakukan : mode GUI (Config mode) dan mode CLI (Command Line
Interface).
Contoh
konfigurasi dengan mode GUI
Klik
device yang akan dikonfigurasi. Pilih menu Config. Klik interface yang
diinginkan. Isi IP Address dan subnet mask-nya. Lakukan hal yang sama untuk
interface-interface dan device yang lain.
B. Contoh Simulasi Cisco Packet Tracer
Dalam
contoh simulasi jaringan disini saya akan menyimulasikan jaringan sederhana di
dalam suatu perusahaan motor atau dealer motor yaitu “DEALER MOTOR TIGA
SAUDARA” contoh sebuah Dealer ini dengan 1 server yang berpusat di kantor pusat
“DEALER MOTOR TIGA SAUDARA”, 1 switch di kantor pusat, 1 switch di kantor
service dan 1 switch di kantor pemasaran, serta 1 switch yang menghubungkan
anatara switch 1 dengan switch lainnya, jadi jumlah switch dalam simulasi ini
adalah 4 buah. Kemudian PC nya menggunakan Laptop yaitu 4 Pc (Laptop) di kantor
pusat, 6 PC (Laptop) di kantor service dan 6 PC (Laptop) di kantor pemasaran.
Jumlah PC (Laptop) adalah 16 buah.
Ø Fungsi dari masing-masing laptop :
1. Laptop
Market di Kantor Pusat :
Menginputkan dari hasil penjualan
motor dan penghasilan dari sparepart serta service motor.
2. Laptop
Gudang di Kantor Pusat :
penyetokan barang yang akan
diperlukan oleh setiap cabang kantor baik kantor service maupun kantor
pemasaran
3. Laptop
Security di Kantor Pusat :
Mengontrol keamanan gedung kantor
pusat maupun cabang
4. Laptop
Manager di Kantor Pusat :
memanagement semua department
market, gudang, dan keamanan serta seluruh department yang ada dicabang yang
akan menjadi report ke owner (pemilik perusahaan)
5. Laptop
Market di Kantor Service :
Menginputkan nama-nama costumer yang
sudah menjadi pelanggan maupun pendatang baru.
6. Laptop
Gudang di Kantor Service :
Menginputkan dan mengoutputkan data
barang yang diorder dari kantor pusat ke kantor service maupun barang yang
sudah terjual dari kantor service ke kantor pusat.
7. Laptop
Security di Kantor Service :
Mengontrol keamanan gedung kantor
service ke kantor pusat
8. Laptop
Manager di Kantor Service:
Mengontrol semua department yang
berada di kantor cabang service
9. Laptop
Cashir di Kantor Service :
Meninputkan barang yang telah
terjual di kantor cabang service
10. Laptop
Teknisi di Kantor Service :
Mengecek atau mengontrol kerusakan
motor yang akan disservice
11. Laptop
Cashier di Kantor Pemasaran :
Meninputkan barang yang telah terjual
di kantor cabang pemasaran
12. Laptop
market di Kantor Pemasaran :
Menginputkan nama-nama costumer yang
sudah menjadi pelanggan maupun pendatang baru.
13. Laptop
Gudang di Kantor Pemasaran :
penyetokan barang yang akan
diperlukan oleh setiap cabang kantor baik kantor service maupun kantor
pemasaran
14. Laptop
Security di Kantor Pemasaran :
Mengontrol keamanan gedung kantor
pemasaran ke kantor pusat
15. Laptop
manager di Kantor Pemasaran :
Mengontrol semua department yang
berada di kantor cabang pemasaran
16. Laptop
Customer service di Kantor Pemasaran :
Computer yang berfungsi sebagai operator yang
melayani costumer yang ada di dealer.
Disini
saya definiskan terlebih dahulu berapa IP untuk masing-masing PC tersebut.
Nama PC IP Address Subnet Mask Default Gateway
1. Server 192.168.1.1 255.255.255.0
2. Laptop Gudang 192.168.1.2 255.255.255.0 192.168.1.1
(kantor
Pusat)
3. Laptop Market 192.168.1.3 255.255.255.0 192.168.1.1
(Kantor
Pusat)
4. Laptop Security 192.168.1.4 255.255.255.0 192.168.1.1
(Kantor Pusat)
5. Laptop Manager 192.168.1.5 255.255.255.0 192.168.1.1
(Kantor Pusat)
6. Laptop Market 192.168.1.6 255.255.255.0 192.168.1.1
(kantor Service)
7. Laptop Security 192.168.1.7 255.255.255.0 192.168.1.1
(Kantor
Service)
8. Laptop Manager 192.168.1.8 255.255.255.0 192.168.1.1
(Kantor
Service)
9. Laptop Gudang 192.168.1.9 255.255.255.0 192.168.1.1
(Kantor
service)
10. Laptop Cashier 192.168.1.10 255.255.255.0 192.168.1.1
(Kantor
Service)
11. Laptop Teknisi 192.168.1.11 255.255.255.0 192.168.1.1
(kantor
Service)
12. Laptop Cashier 192.168.1.12 255.255.255.0 192.168.1.1
(Kantor
Pemasaran)
13.
Laptop
Market 192.168.1.13 255.255.255.0 192.168.1.1
(Kantor
Pemasaran)
14.
Laptop
Gudang 192.168.1.14 255.255.255.0 192.168.1.1
(kantor
Pemasaran)
15.
Laptop
Security 192.168.1.15 255.255.255.0 192.168.1.1
(Kantor
Pemasaran)
16.
Laptop
Manager 192.168.1.16 255.255.255.0 192.168.1.1
(Kantor Pemasaran)
17.
Laptop
Customer 192.168.1.17 255.255.255.0 192.168.1.1
Service
(kantor
Pemasaran)
Dengan adanya software
simulasi semacam packet tracer, maka sangat memberi kemudahan untuk
mempraktekkan teori-teori yang telah kita dapat. Kita hanya perlu menginstall
software, tidak perlu membeli device-device yang kita perlukan. Dan software
ini biasa juga digunakan untuk para ahli jaringan sebelum mendeploy sebuah
jaringan di perusahaan atau instansi-instansi terkait.
Demikian penjelasan tentang Cisco Packet Tracer beserta Contoh simulasi jaringannya pada "Dealer Motor Tiga Saudara".

Tidak ada komentar:
Posting Komentar